4 Tanda Kamu Harus Resign dari Kantor: Jangan Galau Lagi!
![]() |
| Source: Unsplash |
Siapa yang berencana resign dari kantor angkat tangannya! Namanya juga kerja, kadang disayang bos kadang dimarahin abis-abisan, kadang semangat banget kadang rasanya inginku lari ke hutan aja.
Pekerjaannya sih seru, bisa sambil traveling, gaji oke, tapi kok lingkungan kerjanya nggak kondusif. Resign aja apa ya?
Mungkin banyak
dari kita yang mengalami hal-hal serupa. Sama halnya dengan kita, tidak ada yang
sempurna kawan-kawan, begitu pula dengan perusahaan kita kerja.
Tapi, kita perlu cek dulu nih apakah niatan kita untuk resign sudah tepat karena untuk pindah kerja tidak semudah itu Fergusso.
Jangan-jangan masalahnya ada di kita, mungkin kita yang nggak mau “strech out”. Coba dipikir-pikir dulu…
Nah, biar nggak galau lagi, berikut beberapa tanda yang bisa kamu pertimbangankan untuk resign atau tidak.
Tapi, kita perlu cek dulu nih apakah niatan kita untuk resign sudah tepat karena untuk pindah kerja tidak semudah itu Fergusso.
Jangan-jangan masalahnya ada di kita, mungkin kita yang nggak mau “strech out”. Coba dipikir-pikir dulu…
Nah, biar nggak galau lagi, berikut beberapa tanda yang bisa kamu pertimbangankan untuk resign atau tidak.
1.
Lingkungan
kerja yang negatif
Lelah pada politik kantor yang berlebihan? Rekan kerja yang suka
bergosip? Atau atasan yang tidak apresiatif?
Bisa jadi salah satu dari itu semua yang membuat kamu stres dan mempengaruhi kinerjamu. Jika kamu sudah berusaha segala cara namun nggak ada yang dapat mengubah lingkungan negatif di kantormu, saatnya kamu mengundurkan diri dan melihat-lihat peluang di tempat lain.
Bisa jadi salah satu dari itu semua yang membuat kamu stres dan mempengaruhi kinerjamu. Jika kamu sudah berusaha segala cara namun nggak ada yang dapat mengubah lingkungan negatif di kantormu, saatnya kamu mengundurkan diri dan melihat-lihat peluang di tempat lain.
2.
Tidak
ada hal baru yang bisa dipelajari
Melakukan hal monoton setiap hari tentunya akan membuat jenuh.
Mengerjakan proyek baru, sudah. Datang ke konferensi, seminar atau pelatihan, sudah. Tapi merasa ilmu nggak bertambah?
Mungkin sudah saatnya kamu mencari tantangan di tempat baru. Selain sebagai mata pencaharian, pekerjaan kita juga merupakan kesempatan untuk mencari ilmu dan pengalaman.
Jika tantangan dan lingkungan kerja kamu tidak lagi dapat meningkatkan keahlian dan karirmu ke level yang lebih tinggi dari sebelumnya, mungkin ini saatnya kamu resign.
Mengerjakan proyek baru, sudah. Datang ke konferensi, seminar atau pelatihan, sudah. Tapi merasa ilmu nggak bertambah?
Mungkin sudah saatnya kamu mencari tantangan di tempat baru. Selain sebagai mata pencaharian, pekerjaan kita juga merupakan kesempatan untuk mencari ilmu dan pengalaman.
Jika tantangan dan lingkungan kerja kamu tidak lagi dapat meningkatkan keahlian dan karirmu ke level yang lebih tinggi dari sebelumnya, mungkin ini saatnya kamu resign.
![]() |
Photo by Doğukan Şahin on Unsplash
|
3.
Tidak
ada peningkatan karir dan kesejahteraan dalam waktu yang cukup lama
Ada
orang yang sudah kerja keras bertahun-tahun namun belum pernah mendapat
promosi. Jika kamu termasuk di dalamnya, mungkin sudah saatnya kamu rapikan
CV-mu dan pindah ke lingkungan baru.
Siapa tahu di lingkungan baru, bakat dan keahlianmu bisa dimanfaatkan dan diapresiasi lebih.
Cari perusahaan yang sekiranya sesuai dengan minat dan bakat yang kamu miliki sehingga nanti di tempat baru produktivitasmu dapat meningkat seiring dengan perkembangan karir yang lebih baik.
Siapa tahu di lingkungan baru, bakat dan keahlianmu bisa dimanfaatkan dan diapresiasi lebih.
Cari perusahaan yang sekiranya sesuai dengan minat dan bakat yang kamu miliki sehingga nanti di tempat baru produktivitasmu dapat meningkat seiring dengan perkembangan karir yang lebih baik.
4.
Masalah
kesehatan
Masalah
kesehatan yang dimaksud disini bukan hanya kesehatan fisik tetapi juga
kesehatan mental.
Kalau pekerjaan kamu saat ini sudah mengganggu keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, mungkin kamu perlu mempertimbangkannya. Ingat kerja untuk hidup, bukan hidup untuk kerja, guys!
Kalau pekerjaan kamu saat ini sudah mengganggu keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, mungkin kamu perlu mempertimbangkannya. Ingat kerja untuk hidup, bukan hidup untuk kerja, guys!
Masih mau resign apa nggak nih setelah baca artikel ini? Sebelum memutuskan yuk kenali dulu alasan apa yang mendorong kamu untuk resign. Jangan sampai kamu resign hanya karena kamu kurang wise menyikapi stress kerjamu. Ingatlah cari pekerjaan itu nggak gampang, guys!
Referensi


Komentar
Posting Komentar