Masalahku Tidak Lebih Besar Darimu, Ya Allah: 3 Hal ini Membantumu Menghilangkan Stres


Siapa sih yang ngga pernah merasa stres? Sepertinya semua orang pasti merasakannya, ya.

Ada yang stress karena skripsinya revisi terus.
Mungkin karena masih harus kerja di hari libur.
Atau mungkin ada yang karena berantem sama pasangannya?

Stres sering diibaratkan sebagai bumbu kehidupan dan kabarnya bisa membuatmu lebih produktif. Tapi stres yang berlebihan ngga baik lho untuk kesehatan fisik dan mentalmu.

Islam adalah agama yang mengajarkan umatnya agar tidak lemah dan bersedih hati dalam menghadapi ujian atau cobaan. Seperti dalam firmannya berikut:

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (Q.S. Ali ‘Imron: 139)

Melalui ayat tersebut, secara tidak langsung Allah menyemangati kamu agar tidak bersedih hati atas cobaan yang kamu terima. Bersedih hati dalam ayat tersebut juga memiliki makna yang berdampingan dengan stres. Nah, berikut ini beberapa cara menghilangkan stres menurut Islam.

1. Lakukan Traveling “Religi”
Saat kehilangan istri dan pamannya, Allah mengutus malaikat Jibril untuk mendatangi Rasulullah dan melaksanakan isra’ dan mi’raj sebagai pengalihan rasa sedih yang dialami oleh Rasulullah.

Melakukan perjalanan bisa menjadi salah satu cara menghilangkan stres menurut Islam. Dengan kamu mengunjungi tempat-tempat wisata religi, kamu bisa rehat sejenak dari dari rutinitas yang menjadi faktor stresmu. Selain itu kamu juga bisa memperluas wawasanmu tentang pengetahuan Islam.

Syukur-syukur kita bisa pergi ke tanah suci ya!





2. Melakukan meditasi ala Islam
Seperti halnya dalam ilmu psikologi barat, Islam sebagai agama yang sempurna pun juga mengajarkan bagaimana cara meditasi sebagai salah satu cara menghilangkan stres.

Kalau sampai detik ini kalian masih berpikir jika meditasi itu seperti yang dilakukan Master Shifu dan biksu Tom Sam Chong, coba kita netralkan dulu ya imaginasi ini.

Meditasi telah diakui sebai praktik yang saintifik. Tidak diasosiasikan terhadap agama tertentu. Terus apa bedanya meditasi yang umumnya dan meditasi ala Islam?

Meditasi dalam Islam berada pada salah satu ibadah wajibnya, yaitu sholat. Bagaimana bisa sholat disebut meditasi?

Shalat yang berjumlah 17 raka’at yang dilakukan sehari semalam, dianggap sebagai kegiatan fisik maupun psikis. Selama sholat, seseorang sepatutnya melakukannya dengan khusyu’.

Maka selama itu, terputuslah sementara hubungan manusia dengan sekitarnya. Dalam keadaan yang khusyu’, hanya ada Allah dan diri kita. Tidak ada distraksi dari eksternal.

Maka disitulah secara tidak langsung kamu sedang bermeditasi, membawa seseorang ke dalam situasi equilibrium antara jiwa dan badan. Kalau kamu belum merasakan manfaatnya, yuk kita beribadah dengan lebih khusyu’ lagi!

3. Mendengarkan Muratal
Muratal, atau rekaman berisi bacaan Al-Qur’an, dapat menjadi salah satu terapi yang dapat mengurangi stress. Melalui terapi muratal ini, kualitas kesadaran seseorang terhadap Allah meningkat. Pada saat ini, otak berada dalam gelombang alpha yang dapat menurunkan kecemasan dan mengurangi stres.

Luar biasa bukan, Allah memberikan ujian pasti disertai dengan bagaimana menyelesaikannya, dan Allah juga tidak akan menguji hamba-Nya melebihi kemampuannya. Beberapa tips di atas bisa kamu diterapkan saat merasa stres.

Referensi
https://riliv.co/rilivstory/menghilangkan-stres-menurut-islam/

Komentar

Postingan Populer