Masalahku Tidak Lebih Besar Darimu, Ya Allah: 3 Hal ini Membantumu Menghilangkan Stres
![]() |
Photo by Masjid Pogung Dalangan on Unsplash
Siapa
sih yang ngga pernah merasa stres? Sepertinya semua orang pasti merasakannya, ya.
Ada
yang stress karena skripsinya revisi terus.
Mungkin
karena masih harus kerja di hari libur.
Atau
mungkin ada yang karena berantem sama pasangannya?
Stres
sering diibaratkan sebagai bumbu kehidupan dan kabarnya bisa membuatmu lebih
produktif. Tapi stres yang berlebihan ngga baik lho untuk kesehatan fisik dan
mentalmu.
Islam
adalah agama yang mengajarkan umatnya agar tidak lemah dan bersedih hati dalam
menghadapi ujian atau cobaan. Seperti dalam firmannya berikut:
Melalui
ayat tersebut, secara tidak langsung Allah menyemangati kamu agar tidak
bersedih hati atas cobaan yang kamu terima. Bersedih hati dalam ayat tersebut
juga memiliki makna yang berdampingan dengan stres. Nah, berikut ini beberapa
cara menghilangkan stres menurut Islam.
1.
Lakukan Traveling “Religi”
Saat
kehilangan istri dan pamannya, Allah mengutus malaikat Jibril untuk mendatangi
Rasulullah dan melaksanakan isra’ dan mi’raj sebagai pengalihan rasa sedih yang
dialami oleh Rasulullah.
Melakukan
perjalanan bisa menjadi salah satu cara menghilangkan stres menurut Islam.
Dengan kamu mengunjungi tempat-tempat wisata religi, kamu bisa rehat sejenak
dari dari rutinitas yang menjadi faktor stresmu. Selain itu kamu juga bisa
memperluas wawasanmu tentang pengetahuan Islam.
Syukur-syukur
kita bisa pergi ke tanah suci ya!
2.
Melakukan meditasi ala Islam
Seperti
halnya dalam ilmu psikologi barat, Islam sebagai agama yang sempurna pun juga mengajarkan
bagaimana cara meditasi sebagai salah satu cara menghilangkan stres.
Kalau
sampai detik ini kalian masih berpikir jika meditasi itu seperti yang dilakukan
Master Shifu dan biksu Tom Sam Chong, coba kita netralkan dulu ya imaginasi ini.
Meditasi
telah diakui sebai praktik yang saintifik. Tidak diasosiasikan terhadap agama
tertentu. Terus apa bedanya meditasi yang umumnya dan meditasi ala Islam?
Meditasi
dalam Islam berada pada salah satu ibadah wajibnya, yaitu sholat. Bagaimana
bisa sholat disebut meditasi?
Shalat
yang berjumlah 17 raka’at yang dilakukan sehari semalam, dianggap sebagai
kegiatan fisik maupun psikis. Selama sholat, seseorang sepatutnya melakukannya
dengan khusyu’.
Maka
selama itu, terputuslah sementara hubungan manusia dengan sekitarnya. Dalam keadaan
yang khusyu’, hanya ada Allah dan diri kita. Tidak ada distraksi dari
eksternal.
Maka
disitulah secara tidak langsung kamu sedang bermeditasi, membawa seseorang ke
dalam situasi equilibrium antara jiwa dan badan. Kalau
kamu belum merasakan manfaatnya, yuk kita beribadah dengan lebih khusyu’ lagi!
3.
Mendengarkan Muratal
Muratal,
atau rekaman berisi bacaan Al-Qur’an, dapat menjadi salah satu terapi yang
dapat mengurangi stress. Melalui terapi muratal ini, kualitas kesadaran
seseorang terhadap Allah meningkat. Pada saat ini, otak berada dalam gelombang
alpha yang dapat menurunkan kecemasan dan mengurangi stres.
|
Referensi
https://riliv.co/rilivstory/menghilangkan-stres-menurut-islam/


Komentar
Posting Komentar