Mau Nikah Muda? Pertimbangkan 3 Hal Ini


Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Keputusan untuk melangkah ke jenjang hubungan yang lebih serius bukan hal yang main-main. Bukan perkara “Aku mencintaimu Juliet dan aku rela mati demi kamu” dan “Aku juga, Romeo”.


Tarik nafas panjang. Hembuskan.


Oke begini, sudah wajar jika pasangan kekasih ingin membawa hubungannya to the next level alias menikah. Bahkan hari pernikahan bisa jadi hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan.


Pernikahan beda dengan pacaran anak ABG yang bisa putus nyambung sesukanya, ya! It comes with great responsibility, jadi sudah pasti ada hal-hal dan resiko yangg perlu dipertimbangkan, terutama bagi kalian yang memutuskan untuk menikah dalam usia muda. Kuy, baca baik-baik 5 tips berikut!

1. Pastikan kalian sudah saling mengenal
Ketika pacaran, kalian mungkin selalu ingin bertemu. Rindu, katanya.
 

Nah, pernikahan adalah langkah besar yang diambil untuk menjalani sisa hidup bersama orang yang sama selama-lamanya. Kalian akan bertemu mulai dari membuka mata sampai menutup mata lagi. 

Forever is a long time kalo kata The Overtunes. 

Jadi, pastikan bahwa kalian sudah benar-benar mengenal satu sama lain. Well, yang dimaksud disini, sebelum mengenali bagaimana pasangan kalian, pertama kalian harus mengenali diri sendiri. Dan bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan yang melekat pada diri kita dan pasangan. Dengan begitu, kalian bisa lebih memahami dan menerima segala konsekuensinya.


2. Ask yourself: apa alasanku menikah?
Nggak sedikit pasangan yang memutuskan menikah muda karena keinginan orangtua, atau semata-mata tertekan melihat orang di sekitarnya sudah menikah.

Belum lagi, kalau sering ditanya “kapan nyusul?” atau “kapan nikah, betah banget jomblo?”.

Tarik nafas lagi. Hembuskan.

Percayalah, setelah kalian pertanyaan-pertanyaan “kapan lulus?” dan “kapan nikah?” masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya.

“kapan punya rumah sendiri?” atau “kapan punya anak?”

Dan kapan-kapan yang lainnya. Oke, kalian bisa tarik nafas lebih dalam lagi.

Jadi, mengetahui alasan mengapa kalian ingin segera menjalani pernikahan juga termasuk hal besar yang perlu kalian pertimbangkan. Jangan sampai kalian menikah karena orang lain yang “memaksa” karena you are the master of yourself. 

And make sure you are done with yourself before to go karena setelah menikah pasti ada perubahan-perubahan, entah perubahan kecil ataupun besar dalam hidup kalian.
3. Mengikuti konseling pra-nikah juga nggak ada salahnya
Kalau kalian masih merasa ragu, nggak ada salahnya bertanya pada pakarnya. Nah, kalian bisa nih mengikuti konseling pra-nikah.

Mengikuti konseling pra-nikah akan membantu kalian untuk mengenali kepribadian kalian masing-masing. Selain itu, kalian bisa juga bisa banyak (walaupun tidak semuanya) mempelajari tentang pernikahan dan bagaimana mengatasi konflik rumah tangga yang akan terjadi.

Banyak kebaikan yang didapat dari menikah muda. Namun, banyak pula hal-hal yang perlu dipertimbangankan ketika akan menikah muda. Sudah mempertimbangkan hal-hal di atas dan mantap untuk menikah muda, kenapa tidak? Semoga lancar! 

Referensi

Komentar

Postingan Populer