Sering Ngerasa Skip di Kantor? Terapkan 5 Cara ini Agar Kamu Lebih Mindful di Kantor
![]() |
| Source: Brooke Cagle, Unsplash |
Kamu
sudah pernah dengar istilah mindfulness bukan? Mindfulness sendiri
berarti membawa perhatian kita secara penuh sehingga kamu bisa menyadari apa
yang kita kamu lakukan saat ini. Singkatnya, hadir penuh – sadar utuh.
Pernah
gak kamu lagi kerja tapi pikiranmu kemana-mana? Lagi bikin penawaran buat
klien, malah mikir nanti siang makan apa ya. Nah, ternyata mindfulness
ini nggak melulu identik dengan duduk bersila sambil menjentikkan jari ala Master
Shifu aja kan?
Mindfulness ini bisa dipraktekkan dimana aja, bahkan di tempat kerja kamu! 5 cara ini yang bisa kamu coba supaya kamu lebih mindful di tempat kerja biar nggak sekip!
Mindfulness ini bisa dipraktekkan dimana aja, bahkan di tempat kerja kamu! 5 cara ini yang bisa kamu coba supaya kamu lebih mindful di tempat kerja biar nggak sekip!
1. Berlatih mindfulness walaupun
sebentar
Meskipun
sebenarnya mindfulness adalah bawaan lahir alias gifted, kamu
nggak perlu khawatir karena sebenarnya mindfulness bisa dilatih.
Semakin sering kamu berlatih, otakmu akan semakin mudah untuk menemukan dasar kesadaranmu.
Semakin sering kamu berlatih, otakmu akan semakin mudah untuk menemukan dasar kesadaranmu.
Akan tetapi bagaimana caranya berlatih mindfulness di sela-sela kesibukan kerja?
Latihan mindfulness sebenarnya bisa dilakukan sesingkat mungkin lho! Salah satunya dengan cara merasakan sensasi inderamu ketika bekerja. Ketika kamu mampu merasakan sensasi inderamu, kamu tidak akan lagi tersesat didalam pikiranmu.
2. Cobalah menjadi single-tasker
Pernah
dong pas di jalan kamu sambil balesin chat dari klien, typo pula, belum lagi
kalo typo-nya bikin salah paham.
Duh.
Kali ini, coba deh lakukan satu hal pada satu waktu aja karena ketika otakmu secara gila beralih dari satu hal ke hal lainnya, kamu akan kehilangan konsentrasi. Meskipun multi-tasking sounds cool dan terlihat lebih produktif, sebernarnya tidak.
Duh.
Kali ini, coba deh lakukan satu hal pada satu waktu aja karena ketika otakmu secara gila beralih dari satu hal ke hal lainnya, kamu akan kehilangan konsentrasi. Meskipun multi-tasking sounds cool dan terlihat lebih produktif, sebernarnya tidak.
3. Bersikap sadar untuk saat ini
Mindfulness
membantu kamu untuk menjadi sadar dan terjaga. Maksudnya, ketika bekerja kamu benar-benar
bisa fokus dan sadar akan momen-momen yang terjadi di sekitarmu dan apa yang
terjadi didalam dirimu.
Supaya lebih mudah, buatlah daftar kerja apa saja yang mau kamu lakukan di awal hari dan berikan jeda beberapa saat sebelum kamu mulai bekerja. Hal ini bisa membantu kamu untuk menata dan menetapkan niat dalam pikiranmu.
![]() |
Photo by Thought Catalog on Unsplash
|
4. Buatlah mindful reminders
Banyak
orang, termasuk kamu suka lupa untuk menjadi mindful. Hal ini terjadi karena
otakmu selalu pada mode auto-pilot.
Nah, untuk mencegah itu, kamu bisa mengatur alarm di smartphone kamu ataupun menulis agenda mindfulness di dalam kalendermu, lalu mengaitkan kegiatan tertentu seperti waktu makan atau meeting dengan kondisi mindful.
Nah, untuk mencegah itu, kamu bisa mengatur alarm di smartphone kamu ataupun menulis agenda mindfulness di dalam kalendermu, lalu mengaitkan kegiatan tertentu seperti waktu makan atau meeting dengan kondisi mindful.
5. Buatlah stress menjadi temanmu
Ingin
menjadikan stress sebagai teman? Ubah cara berpikirmu tentang stress!
Sebagai gantinya, tubuhmu akan merespon hal ini dengan baik. For your information, mindfulness bisa membantu untuk mengubah persepsimu tentang berbagai hal.
Jika kamu sedang menghadapi tantangan kerja, perhatikanlah bagaimana detak jantungmu dan pernapasanmu. Perhatikan respon tubuhmu ini dan ubahlah sikapmu. Tanggapilah stressmu secara positif dan yang terpenting, bersyukurlah bahwa respon stressmu itu memberi energi kepadamu.
Sebagai gantinya, tubuhmu akan merespon hal ini dengan baik. For your information, mindfulness bisa membantu untuk mengubah persepsimu tentang berbagai hal.
Jika kamu sedang menghadapi tantangan kerja, perhatikanlah bagaimana detak jantungmu dan pernapasanmu. Perhatikan respon tubuhmu ini dan ubahlah sikapmu. Tanggapilah stressmu secara positif dan yang terpenting, bersyukurlah bahwa respon stressmu itu memberi energi kepadamu.
Referensi


Komentar
Posting Komentar