Ciri-ciri Anxiety Disorder, Jangan Kamu Sepelekan!

ciri-ciri-anxiety-disorder 

Sebenarnya apa sih gangguan kecemasan (anxiety disorder)?

Sebelum kamu mempelajari apa saja ciri-ciri anxiety disorder, cari tahu dulu apa sebenarnya anxiety disorder itu. 

Pada titik tertentu, setiap orang pasti pernah merasa cemas. Faktanya, kecemasan adalah emosi yang sangat normal.

Kecemasan adalah respons terhadap suatu peristiwa atau pengalaman yang bisa memberi banyak tekanan. Contohnya, kamu merasa gugup ketika akan ujian atau di hari pertama kerjamu. 

Namun, jika kamu merasa cemas berlebihan dan itu mulai mengganggu hidupmu, hati-hati! Itu bisa menjadi tanda-tanda gangguan kecemasan alias anxiety disorder.

Terus, apa aja saja tandanya? Kali ini, Riliv akan membagikan 9 ciri-ciri anxiety disorder yang sering ditemui. Simak yuk!

1. Khawatir berlebihan terhadap sesuatu

ciri-ciri-anxiety-disorderPhoto by boram kim on Unsplash
Kekhawatiran yang berlebihan adalah salah satu tanda gangguan kecemasan yang paling sering ditemukan! 

Penderita anxiety disorder bahkan mudah sekali merasa cemas terhadap peristiwa-peristiwa sederhana yang dianggap mengganggunya. Sehingga muncullah respons yang tidak biasa terhadap situasi yang dianggap normal oleh orang lain.
 

2. Terus-terusan merasa gelisah tanpa sebab yang pasti

Kamu tahu nggak, Dear? Ternyata, ketika seseorang merasa cemas, ada bagian dari sistem saraf simpatik yang menjadi terlalu lelah. Hal ini ditandai dengan denyut nadi yang begitu cepat, telapak tangan yang berkeringat, atau tangan gemetar.

Tanda-tanda muncul karena otak menangkap dan merasakan sesuatu yang berbahaya dan mempersiapkan tubuh untuk bereaksi terhadap ancaman tersebut.

3. Galau juga termasuk ciri-ciri anxiety disorder

Tukang galau mana suaranya? Hehe 

Umumnya perasaan ini banyak dialami oleh anak-anak dan remaja. Bahasa gaulnya adalah galau!

Dalam mode ini, biasanya seseorang menjadi ragu-ragu untuk bertindak dan merasa cemas berlebih.

Tanda ini tidak selalu muncul pada setiap penderita anxiety disorder, namun cukup sering ditemukan oleh psikolog sebagai tanda-tanda gangguan kecemasan.

4. Sulit berkonsentrasi pada sesuatu yang dikerjakan

ciri-ciri-anxiety-disorderPhoto by Priscilla Du Preez on Unsplash

Banyak riset melaporkan bahwa orang dengan gangguan kecemasan merasa sulit berkonsentrasi. Logikanya, semakin buruk kecemasan mereka, semakin banyak masalah yang mereka hadapi, sehingga sulit berkonsentrasi. 

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kecemasan dapat mengganggu ingatan kerja, yaitu ingatan yang bertanggung jawab untuk menyimpan informasi jangka pendek.
 

5. Mudah marah, apa benar termasuk ciri anxiety disorder?

Menurut sebuah studi, orang dengan masalah anxiety disorder akan merasa sangat mudah marah, terlebih di masa-masa terburuknya. 
 
Sebab, mereka menjadi dua kali lebih mudah tersinggung oleh ucapan ataupun sikap orang lain.
 

6. Sering mengalami gangguan tidur

Gangguan tidur juga sangat berkaitan dengan gangguan kecemasan. Bangun di tengah malam dan sulit tidur adalah 2 jenis gangguan tidur yang paling sering dikaitkan. 

Biasanya, ketika mereka sulit tidur, mereka menjadi overthinking yang pada akhirnya membuat mereka merasa cemas berlebihan.

Kamu tahu? Salah satu cara untuk menyembuhkan anxiety disorder adalah dengan menyembuhkan insomnianya.
 

7. Merasa takut tanpa alasan yang jelas

ciri-ciri-anxiety-disorderPhoto by Caleb Woods on Unsplash
Ketakutan ekstrem terhadap sesuatu yang spesifik seperti kuda, ruang tertutup, atau ketinggian, bisa menjadi tanda fobia.

Nah, fobia didefinisikan sebagai kecemasan atau ketakutan ekstrem terhadap objek atau situasi tertentu. Perasaan itu cukup parah sehingga mengganggu kemampuanmu untuk berfungsi secara normal. 

Fobia mempengaruhi beberapa aspek kehidupan seseorang. Biasanya hal semacam itu berkembang pada masa anak-anak atau remaja, dan lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.
 

8. Serangan panik yang berlebihan

Serangan panik yang berulang bisa menghasilkan sensasi ketakutan yang luar biasa. Dan itu bisa melemahkan! 
 
Kepanikan yang dirasakan biasanya disertai dengan detak jantung yang cepat, berkeringat, gemetar, sesak napas, sesak dada, mual hingga kehilangan kendali. 
 
Orang yang mengalami serangan panik akan terus khawatir kapan, dimana, dan mengapa serangan berikutnya mungkin terjadi. Hal ini membuat mereka lebih suka menghindari tempat-tempat dimana mereka pernah mengalami serangan kepanikan.
 

9. Lebih memilih menghindari interaksi dengan orang lain

Nah, secara spesifik, ini disebut dengan social anxiety disorder. Ini adalah salah satu jenis anxiety disorder yang ditemukan.

Orang dengan kecemasan sosial biasanya tampak sangat pemalu dan pendiam dalam kelompok atau ketika bertemu orang baru. Meskipun mereka tidak tampak tertekan dari luarnya, di dalam mereka merasakan ketakutan dan kecemasan yang ekstrem.

Ini adalah 9 ciri yang mengindikasikan seseorang memiliki gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Meskipun dalam ilmu psikologi, anxiety disorder termasuk sebagai kelompok gangguan mental yang bisa membuat seseorang sulit menjalani hidupnya dengan normal. Tapi, jangan khawatir!

Jika gangguan ini mendapatkan penanganan yang tepat, penderitanya dipastikan dapat mengelola kecemasannya dan hidup dengan baik. Jadi, jangan ragu untuk mengkonsultasikan kecemasanmu dengan psikolog pada aplikasi Riliv, ya.




Disadur dari:
  1. https://riliv.co/rilivstory/ciri-ciri-anxiety-disorder/https://riliv.co/rilivstory/ciri-ciri-anxiety-disorder/


Ditulis oleh Ayu Yuni Afifah - Content Writer at Riliv Story

Komentar

Postingan Populer