Jangan Takut Gagal, Semua Orang Sukses Mengalaminya!

jangan takut Photo by Estée Janssens on Unsplash
 
Jangan takut, gagal itu biasa, begitu katanya. Tapi kamu pernah nggak sih Dear. merasa takut gagal melakukan sesuatu sehingga memutuskan untuk tidak melakukannya? Aku pernah, lho.

Kenyataannya, aku bukan satu-satunya orang yang pernah takut gagal.

Secara psikologis, memang itu adalah sifat alami manusia. Ketika keluar dari zona nyaman, kita merasa takut. Ketika hal-hal tidak berjalan seperti yang diharapkan, kita berpikir ini adalah akhir dari segalanya.

Tapi apa benar begitu?

Photo by Artem Maltsev on Unsplash

Coba ingat-ingat kisah J.K. Rowling, penulis buku legendaris Harry Potter. Setelah belasan kali ditolak oleh penerbit-penerbit buku, sekarang ia termasuk penulis terkaya di dunia bukan?

Dalam sebuah wawancara, Rowling pernah menyampaikan bahwa
 
“Some failure in life is inevitable. It is impossible to live without failing at something, unless you live so cautiously that you might as well not have lived at all — in which case, you fail by default.” – JK Rowling

Sebenarnya apa sih penyebab takut gagal?

jangan takutPhoto by Teemu Paananen on Unsplash
 
Kita semua pernah gagal, bahkan berulang kali. Tapi, jangan sampai ketakutan itu melumpuhkan, bahkan menghentikanmu. Kita memang memiliki definisi kegagalan yang berbeda, itu karena kita memiliki tolok ukur, nilai, dan sistem kepercayaan yang berbeda.

Takut gagal bisa disebabkan oleh banyak hal. Misalnya, memiliki orang tua yang terlalu kritis atau kurang suportif adalah salah satu penyebabnya. Karena sejak masa kanak-kanak, mereka sering “dihakimi” sehingga perasaan tersebut terbawa hingga dewasa.

Atau juga bisa karena peristiwa traumatis yang pernah dialami. Contohnya, ketika kamu gagal menyampaikan presentasi penting di hadapan orang-orang penting. Pengalaman itu mungkin begitu mengerikan dan ketakutan itu masih dibawa-bawa hingga bertahun-tahun kemudian.

Kalimat “jangan takut gagal” terlihat mudah diucapkan, lalu apa yang harus aku lakukan agar tidak takut gagal?

Dengan melihat kembali kegagalan-kegagalan yang pernah kita semua hadapi, kita bisa melihat bahwa setiap kegagalan merupakan bagian hidup yang menjadi pengalaman belajar yang berharga.

Kegagalan yang kita hadapi hari ini adalah wujud dari keberanian kita mengambil risiko. Semua ahli keuangan pasti percaya dengan istilah high risk high return — semakin tinggi risiko, semakin tinggi kemungkinan untuk berhasil, ataupun gagal.

Tapi kabar baiknya, dengan bersedia mengambil risiko, ada kemungkinan bagi kita untuk mendapatkan kesuksesan yang besar, daripada jika tidak melakukan apa-apa.

Hmm… itu semua terdengar bagus secara teori. Tetapi bagaimana jika rasanya begitu buruk untuk gagal? Bukankah kita semua khawatir akan dihukum atau tidak siap harus menanggung malu jika gagal?

Tenang Dear, kali ini Riliv akan membagikan beberapa langkah untuk mengatasi ketakutan kita akan kegagalan. Simak yuk!

1. Jangan takut, ambil saja hikmah dari kegagalanmu di masa lalu

jangan takutPhoto by Tyler Franta on Unsplash
 
Semua pengalaman negatif sebenarnya memiliki beberapa manfaat, walaupun sulit sekali dilihat atau dihargai pada saat itu. Tapi, dengan menemukan hikmah dari kegagalan masa lalu, kamu bisa lebih santai jika menemui kegagalan lagi.

Coba tuliskan 3 hal yang kamu pelajari dari kegagalanmu. Dengan begitu, kamu bisa menyusun ulang prioritasmu dan membuat beberapa perubahan kecil.

Oh ya, jangan ragu untuk berdiskusi dengan orang lain ya! Mungkin ada teman atau kolegamu yang juga mengalami kegagalan serupa.

Belajar tentang bagaimana orang lain mengatasi kegagalan mereka juga bisa membantu mengurangi ketakutanmu.

2. Kalau kamu melihat ada kemungkinan gagal, jadikan itu sebagai tantangan

Gagal menyelesaikan hal-hal penting sangatlah menegangkan. Tetapi, ini sebenarnya adalah pilihanmu tentang bagaimana cara menyikapi stres yang muncul.

Jika kamu menganggap stres sebagai ancaman, kamu akan merasa seperti berada dalam pertempuran. 
Tapi, kalau kamu memandang stres sebagai tantangan, kamu akan cenderung berpikir bahwa kamu mampu mengatasinya. Bonusnya, tubuhmu akan lebih rileks.

Nah, untuk mengatasi rasa takutmu itu, coba luangkan waktu sejenak untuk memikirkan kembali apa saja yang membuatmu tidak berhasil sebelumnya. Kira-kira, apa yang bisa kamu lakukan untuk memperbaikinya?

Kamu juga bisa memvisualisasikan kesuksesan yang akan kamu capai jika berhasil melakukannya dengan baik. Nah, dengan begitu kamu akan merasa lebih positif, Dear!

3. Jangan biarkan kegagalan melemahkanmu

jangan takutPhoto by Corinne Kutz on Unsplash
 
Cobalah berbaik hati pada dirimu sendiri. Kamu tidak perlu jadi sosok yang selalu sempurna di setiap hal.

Karena apa?
 
Karena, sekali kamu melakukan kesalahan, kamu bisa merasa sangat kecewa pada dirimu sendiri. 
Pada saat-saat ini, kamu bahkan bisa benar-benar jahat pada diri sendiri. Padahal, semua orang membuat keselahan. Kamu bukan satu-satunya!

Penting juga untuk kamu berlatih belas kasih diri ketika melakukan kesalahan. Ingat, semua orang pernah gagal, jadi kamu tidak perlu merasa bersalah berlebihan atau merendahkan diri. Sikap seperti itu tidak akan membantumu menghadapi kegagalan di masa depan. Oke, Dear?
 
Nah, semoga dengan membaca artikel ini, kamu jadi bisa menyikapi setiap kegagalan dengan lebih bijak ya. Yang paling penting, jangan takut gagal! Bahkan orang-orang sukses pun pernah mengalaminya.
 
Dan itulah yang menjadikan mereka seperti hari ini. Coba dan coba lagi! Kalau kamu mau membagikan keluh kesahmu tentang kegagalan, langsung saja hubungi Riliv ya! Kami senang bisa membantumu!


Referensi:
  1. https://riliv.co/rilivstory/jangan-takut/


Written by Ayu Yuni Afifah - Content Writer at Riliv Story

Komentar

Postingan Populer